Proposal Solutions

Solusi AIoT untuk Monitoring Energi Terbarukan

Scio hadir sebagai solusi terintegrasi yang memadukan keunggulan hardware tahan cuaca tropis, konektivitas cerdas, dan analisis AI untuk akselerasi transisi energi.

Problem-Solution Mapping

Pemetaan kendala lapangan menjadi solusi taktis berbasis teknologi.

Masalah: Kendala Lingkungan

Kondisi ekstrem (lembab & korosi) di wilayah tropis yang merusak komponen elektronik IoT standar.

Respons: Tropicalized Hardware

Penggunaan baterai LiFePO4 (anti-ledak), ventilasi ePTFE (IP68), dan Conformal Coating pada PCB.

Masalah: Blank Spot Internet

Banyak lokasi PLTS berada di wilayah 3T yang belum terjangkau jaringan internet seluler stabil.

Respons: Hybrid Connectivity

Kombinasi LoRaWAN (jarak jauh, low power) dan 4G dengan mekanisme auto-switching yang cerdas.

Masalah: Pasca-Instalasi

Sulitnya menemukan teknisi ahli untuk perbaikan cepat di daerah remote (Distribution Bottleneck).

Respons: B2B2C Ecosystem

Memberdayakan 17+ teknisi mitra tersertifikasi sebagai garda depan instalasi dan maintenance melalui marketplace.

Varian Produk & Target Operasional

Pembagian fitur berdasarkan profil pengguna dan skala proyek.

SCIO Basic

Monitoring Personal

Fokus: Rumah Tangga & UMKM. Parameter kWh, A, V, dan Status real-time via Hybrid LoRa+4G.

Prioritas 2026: Batch 1 (25 Unit)

SCIO Pro

Insight Berbasis AI

Fokus: UMKM Menengah & Green Business. Fitur Tanya SCIO (AI Chat) dan Anomaly Detection (0,31 ms).

Fase Pengembangan: Q3 2026

SCIO Grid

Institusi & CSR

Fokus: CSR, BUMDes, & Industri. Dashboard multi-lokasi, Kontrol Beban, dan AI ESG Report Generator.

Fase Pengembangan: Q4 2026

Alur Operasional Solusi

Integrasi hardware dan software dalam satu ekosistem.

  1. 1

    Hardware Activation: Pemasangan modul oleh teknisi mitra dan aktivasi instan via QR Code.

  2. 2

    Data Streaming: Pengiriman data sensor ke cloud via Hybrid LoRa/4G Gateway.

  3. 3

    AI Processing: Deteksi anomali real-time di sisi Edge (0,31 ms) untuk deteksi gangguan dini.

  4. 4

    User Interaction: Konsultasi energi via Tanya SCIO (Bahasa Indonesia) untuk saran praktis.

  5. 5

    Field Maintenance: Booking teknisi lokal via marketplace terintegrasi jika perbaikan diperlukan.

  6. 6

    ESG Reporting: Automasi laporan dampak lingkungan (CO2 reduced, Trees planted) dalam < 30 detik.

Traksi & Validasi

  • • 17 teknisi menyatakan minat bergabung sebagai mitra distribusi.
  • • 1 proyek CSR pilot di Embung Tanggul Asih (Kebumen).
  • • 40 responden (PSF) mengonfirmasi monitoring gap adalah isu kritis.
  • • Hilirisasi riset SCIO-Bench tervalidasi secara akademik.

Target Milestone 2026

  • • Produksi batch awal: 25 unit modul IoT.
  • • Onboarding & Training: 20 teknisi mitra bersertifikat.
  • • Implementasi: 2 proyek CSR/elektrifikasi desa aktif.
  • • Platform: Peluncuran AI Gateway & ESG Generator v1.0.

Arah Implementasi Mitra

Scio dibangun untuk dua lintasan implementasi: pemberdayaan teknisi sebagai kanal distribusi, dan dukungan institusi melalui dashboard serta pelaporan dampak yang cepat.